Black Moustache

Senin, 18 Maret 2013

They gave me some words.

"Yah gimana mau dapetin kalau gitu aja gak berani." - Mas Bimo.

"Hoo to kamu tu ada kesempatan malah salting, tambah jauh, sedih. Kesempatan nggak dateng dua kali, De." - Mbak Nadya.

"Kamu sebel tapi kamu suka. Tenangno pikirmu. Tenangin hatimu. Kalo emang dia segitu nyebelinnya pindah suka aja lah." - Mbak Elva.

"Move on emang susah. Tapi life go on. Kalo life go on dan kita nggak move on yang ada kita cuma ketinggalan dan terus menerus ketinggalan sampe nggak ada lagi yang bisa dikejar." - Mbak Elva.

"Kamu cuma punya dua pilihan. Mundur teratur atau maju teratur." - Mas Bagus.

"Semua orang punya hak, tinggal gimana caranya. Yang baik baik ya, semua bisa dibicarain baik baik." - Mas Bimo.

"Semangat to dek, jangan putus asa." - Mbak Nadya.

"Dexxx, gausah galau({})" - Mbak Ichak.

"Kamu tu manis, Dek. Tetep semangat ya." - Mbak Dana.

"Ya kamu ngomong sendiri ke orangnya, kamu konfirmasi kebenarannya." - Mas Bimo.


Entah kenapa lagi pingin nulis kata-kata dari mereka, orang-orang yang selalu aku curhatin. Orang-orang yang selalu memberi aku masukan, nasihat, semangat, dan berbagai macam advices tentang dia. 

Terimakasih Tuhan, Engkau telah menganugerahkan orang-orang hebat di sekitarku yang perlahan mengajarkan aku untuk dewasa. Orang-orang yang membuatku tidak begitu kesulitan untuk melewati suatu keadaan yang tidak mudah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar